Tulisan ini sengaja kami buat untuk menginformasikan kepada seluruh Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Manajemen Intitut Pertanian Bogor (FEM IPB) terkait hasil PEMIRA FEM Tahun 2014 dalam rangka memilih Ketua dan Wakil Ketua BEM FEM IPB periode 2014-2015. Kaitannya dengan hasil PEMIRA FEM yang telah dilaksanakan pada Hari Kamis, 13 November 2014 dengan tiga TPS yang disediakan untuk memfasilitasi Mahasiswa FEM untuk menggunakan hak suaranya yaitu TPS 1 yang letaknya di atas Gudang Buku dengan DPT dari seluruh mahasiswa Departemen Ilmu Ekonomi dan Departemen Agribisnis dengan jumlah DPT sebesar 910 Suara, TPS 2 terletak di Koridor Pinus dengan DPT dari seluruh mahasiswa Departemen Manajemen dan Departemen Ekonomi dan Sumberdaya Lingkungan dengan jumlah DPT sebesar 785 Suara, kemudian TPS tiga sebesar 530 Suara yang kami buka di kampus Baranangsiang satu hari sebelumnya yaitu pada hari Rabu malam, Tanggal 12 November 2014 dalam rangka memfasilitasi Mahasiswa FEM yang ada di sana yaitu Ekstensi Manajemen dan Ekstensi Agribisnis. dari ketiga TPS yang ada jumlah DPT yang menggunakan hak suaranya sebanyak 1040 Suara dari total keseluruhan DPT sebanyak 2225 atau hanya sebesar 46,7% dari jumlah DPT yang menggunakan hak suaranya.

Sesuai dengan Surat Ketetapan Komisi Pemilihan Raya Wilayah Fakultas Ekonomi dan Manjemen (KPRW FEM) dengan bunyi redaksi sebagai berikut “ Mekanisme Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua BEM FEM IPB akan diserahkan kembali kepada DPM FEM IPB apabila: a) Jumlah Pemilih yang tidak menggunakan hak suaranya , sama dengan atau lebih dari 50% jumlah DPT. b) apabila hasil pemungutan suara yang menyatakan iya, tidak lebih dari 50% jumlah DPT yang memberikan hak suaranya.” Sehingga dalam hal ini jelas terlihat bahwa hasil PEMIRA FEM tahun ini tidak memenuhi ketentuan Pasal 6 poin (a) SK KPRW FEM karena dalam hal ini jumlah DPT yang tidak menggunakan hak suaranya sebesar 53,3%. Kaitannya dengan hasil ini maka beberapa jam setelah TPS ditutup dan mengetahui bahwa jumlah DPT yang tidak menggunakan hak suaranya lebih dari 50% maka perangkat PEMIRA (KPRW, PPRW, dan P3W) selaku aktor dalam penyelenggaraan PEMIRA FEM tidak melakukan proses perhitungan suara, kotak suara yang sudah tersegel kemudian selanjutnya oleh mereka diserahkan ke DPM untuk diambil alih. Tidak lama setelah itu DPM FEM langsung melakukan Rapat Pleno DPM FEM untuk mengambil alih PEMIRA FEM Tahun ini. Hasil Pleno DPM FEM kaitannya dengan pengambilalihan PEMIRA FEM Tahun 2014 menghasilkan keputusan bahwa untuk PEMIRA FEM diambil alih oleh DPM FEM dan kemudian menyepakati untuk melakukan proses perhitungan suara meskipun DPT yang menggunakan hak suaranya kurang dari 50%, kemudian untuk hasil perhitungan ini yang akan dijadikan salah satu dasar dalam pengambilan keputusan yang akan diputuskan di rapat pleno DPM FEM selanjutnya yang selambat-lambatnya akan dilaksanakan pada Hari Senin tanggal 17 November 2014.

Hasil perhitungan surat suara yang dilakukan oleh DPM dengan dibantu oleh perangkat PEMIRA FEM menghasilkan sebuah angka dimana dari total DPT yang menggunakan hak suaranya yaitu sebanyak 1040 surat suara didapatkan hasil bahwa suara YES sebanyak 872 surat suara (83,8%), NO sebanyak 132 surat suara (12,7%), TIDAK SAH sebanyak 28 surat suara (2,6%), dan ABSTAIN sebanyak 7 surat suara (0,6%), dan ada 3 surat suara belum dihitung karena terbawa di kotak suara pusat (KM). Sesuai yang sudah dijelaskan di atas, hasil perhitungan ini yang kemudian akan menjadi salah satu dasar dalam pengambilan keputusan selanjutnya untuk Pasangan Calon tunggal Ketua dan Wakil Ketua BEM FEM IPB Periode 2014-2015 Imam Perkasa (ESL49) dan Khalifardhi Ikhsan (AGB49) yang juga secara tidak langsung akan mempengaruhi nasib BEM FEM periode selanjutnya.

DPM FEM selaku Lembaga Kemahasiswaan tertinggi di FEM yang mempunyai tanggung jawab penuh dalam penyelenggaraan proses PEMIRA FEM Tahun 2014 harus mengakui bahwa terjadi penurunan dalam proses PEMIRA FEM tahun ini, dilihat dari indikator jumlah DPT yang menggunakan hak suaranya. Sehingga kaitannya dengan hal ini kami mengajak seluruh pihak khususnya Mahasiswa FEM untuk kembali bisa berperan aktif dalam proses pengambilan keputusan di lingkup tataran Lembaga Kemahasiswaan di FEM. DPM FEM juga mengharap kritik dan saran yang membangun untuk kebaikan dan perbaikan penyelenggaraan PEMIRA FEM di tahun mendatang.

Terima kasih,

Salam Dahsyat untuk seluruh keluarga Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor.

Share